Smith Cart

Mengetahui respon impedansi antenna, dengan nilai real dan imaginer.Untuk mengetahuinya menggunakan alat ukur Network Analizer

Polarisasi antenna

merupakan karakter medan listrik dan magnet ketika antenna beroperasi.Ada beberapa jenis polarisasiyang dikenal,linear,circular

return loss antenna

Mengetahui kinerja antena baik atau tidak bisa dilihat Return loss, yang merupakan hubungan daya (db) terhadap frekuensi

Polaradiasi petern

Bentuk tiga dimensi polaradiasi antenna dipole diatas hasil simulasi dari software

Chamber Antenna

Untuk mengahasilkan pengukuran antenna yang memiliki validitas, diperlukan ruang khusus yg berupa chamber antenna

Showing posts with label Balun. Show all posts
Showing posts with label Balun. Show all posts

Balun(Balance un Balance)2

Selain sebagai penyeimbang saluran, Balun juga berfungsi melakukan penyesuain impedansi. Tentunya impedansi disini adalah impedansi antena terhadap impedansi saluran.

Pemancar yang memiliki daya besar, biasanya menggunakan metode Balun ini. Misalkan saja pemancar radio AM maupun FM atau bahkan antenna TV dengan daya pancar 150 watt atau sampai 500 watt. Atau dengan katalain pada umumnya Balun dipakai untuk frekuensi rendah saja.

Yang mempengaruhi pancaran watt dari Balun itu terletak di kawatnya (email). Karena hanya kawat email atau berisolasi NYA saja yang bisa digunakan untuk membuat Balun.



Balun (Balance un Balance) 1

BALUN diperlukan untuk membuat system seimbang dimana meyeimbangkan antara saluran Balance (Antena) ke saluran Un Balance (Saluran cable coax).

Untuk Frekunsi rendah, pada umumnya menggunakan system BALUN ini. Pembuatan Balun perpaduan antara firit dan kawat.

Jenis Ferit bisa disesuaikan dengan kebutuhan yang bisa berbeuntuk lingkaran maupun bentuk persegi panjang.

Sedangkan kawatnya bisa menggunakan email dari trafo lilitan kawat.

Untuk perhitungan membuat Balun

Zinput : Zoutput = (N1)kuadrat : (N2)kuadrat.